Visi dan Misi
Mempererat hubungan persaudaraan umat Islam khususnya di lingkungan STIE Dharmaputra; Menumbuh kembangkan serta saling memotivasi minat dan bakat yang ada dalam pribadi siswa; Mempertahankan nilai-nilai kaidah Islam dengan mengimplentasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kamis, Mei 17, 2012

Mata Satu telah menelesuri hingga ke pelosok negeri ini

(dikutip dari berbagai sumber, juga dari http://lihat1dengar2rasakan3.wordpress.com/2010/09/18/dajjal-sudah-ada-di-dunia-part-1/)
Seperti yang telah kita tahu apa dan siapa itu tentang Mata Satu, yang pada awalnya hanya menjangkau wilayah-wilayah utama disetiap provinsi, kini telah merambah keseluruh pelosok nusantara, melalui program-program yang memanjakan duniawi, ternyata mampu menyerap ribuan penduduk nusantara. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
sebelum itu penulis akan mengingatkan kembali bahwa ”Simbol Mata Satu (All-Seeing Eye) (Dajal) Sudah ada sejak ribuan tahun lalu sepertinya contohnya Simbol RA yang terdapat dalam artefak” Mesir Kuno.Sejak abad pertengahan,Mata satu kini terserap dalam simbol-simbol Perkumpulan Rahasia( Freemasonry& Illuminasi) yang digunakan dalam ritual mereka,dan Bahkan Dapat Dijumpai Sekarang Ini ”Mata Uang Satu Dolar”




”Gambar Mata Satu Ini merupakan satu simbol Hieroglyph (aksara Mesir Kuno) yang berarti Dewa Ra/ Ré yang berarti Dewa matahari.Ra merupakan Dewa Tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno Karena supremasi kekuasaanya meliputi alam semesta. Firaun masa lalu menghiba diri mereka terhadap Ra/Ra-Horakty (tatkala Ra & Horus bersatu atau merupakan satu jiwa).
Sebagai organisasi rahasia, mereka tidak memerlukan wadah yang dikenal oleh orang banyak, melalui kampanye terbuka atau iklan. Cita-cita untuk mewujudkan "dunia baru" yang bebas dari segala dogma dan tirani agama. Gerakan ini mirip dengan "pengganti agama" dan organisasinya hanya sekadar alat belaka. Organisasi boleh hancur, tetapi tidak untuk sebuah cita-cita.  inilah tujuan inti dari si Mata Satu ini.
Dengan terwujudnya dunia baru maka seluruh kekuatan terpusat dalam satu garis komando Iluminasi. Yaitu, dunia yang satu, tanpa batas, tanpa fanatisme kebangsaan maupun agama harus dijadikan summum bonum (tujuan tertinggi) serta pemikiran peradaban termodern masa depan. Ferguson berkata, "Bumi ini adalah tanpa batas negara." (The whole earth is boarderless country).
cukup sampai disini dulu penulis mengingatkan tentang Mata Satu ini, penulis akan fokus pada pencapaian yang dilakukan untuk mewujudkan cita-citanya tersebut hingga masuk ke penjuru nusantara.
Pertama, untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, pada tahun 1999 ini, seluruh wilayah belahan bumi sudah dikuasai oleh jaringan kekuasaan Lucifer. Semua umat manusia harus memandang pada satu arah, yaitu kekuatan mata uang, sebagaimana yang dilambangkan oleh mata uang satu dolar Amerika --novus ordo seclorum. Hal ini sesuai dengan ucapan Prof. J.S. Malan, seorang ahli ekonomi dari Universitas Sao Paolo yang mengatakan: "Setiap bangsa akan menanggung utang yang berat dan mereka tidak akan mampu membayarnya, sehingga mereka harus menebusnya sebagai budak yang setia dan patuh terhadap perintah. Kekuatan IMF sangat absolut sehingga tidak akan ada satu negara pun yang mampu mendapatkan satu sen pun, kecuali atas persetujuan atau arahan dari IMF." 
Dunia harus "tunduk" dan "menyembah" kepada dolar sebagai medium untuk mendapatkan karunia dari tuhan (setan) Lucifer. Mereka yang mendapatkan limpahan dolar akan mampu menjadi manusia unggul. Dan mereka yang menguasai dolar --di bidang ekonominya-- adalah mereka yang menguasai dunia. sebab itu pula lah si Mata Satu menempel pada Dollar.
Kemudian pencapaian berikutnya adalah dalam bidang makananMultinasional di bidang industri makanan, tidak saja untuk menguasai perut seluruh bangsa, tetapi menguasai pula teknologi biokimia. Sehingga komponen bahan kimia makanan dibuat dengan perencanaan tertentu yang dapat mempengaruhi mental dan sikap perilaku bangsa-bangsa agar tunduk pada kemauan mereka. 
Dengan kemampuan mereka melakukan rekayasa di bidang bahan kimia makanan serta "mesin makanan perekayasa genetika" (genetically engineered food), ini memungkinkan gerakan ini mampu memanipulasi struktur genetik manusia, disesuaikan dengan keinginan mereka. 
Bahkan, beberapa zat aditif di bidang  industri makanan direkayasa sedemikian rupa, hingga mempunyai cita-rasa yang lezat, sekaligus ada semacam "maksud" tersembunyi yang secara sangat rahasia disisipkan dalam bentuk pelezat dan pengawet makanan --seperti zat aditif: gelatin, pemanis buatan (aspartime/nutrasweet), zat pewarna, monosodium glutamate, kafein, dan sebagainya.
Sebagai contoh kecilnya, zat MSG (monosodium glutamate) atau dikenal vetsin yang dikonsumsi cukup besar oleh masyarakat kita. Ternyata, MSG membawa pada berbagai akibat sampingan yang cukup serius. Bahkan, di negara maju telah diprotes pemakaian MSG tersebut Bila MSG dikonsumsi melebihi dosis tertentu dapat menyebabkan beberapa akibat sampingan, seperti di bawah ini:
- sakit kepala (headache), pusing (migrain),
- sakit perut (stomach upset),
- diare,
- serangan asma (asthamatic attacks),
- sesak nafas (shortness of breath),
- keluar ingus dari hidung (runny nose),
- rasa takut dan tegang (anxiety and panic),
- depresi dan sebagainya.
kemudian melalui dunia perfilman.
Sebagaimana dalam film, sebagai media membangun image Yahudi maka dalam dunia media cetak, mereka membangun jaringan berita yang merangkum seluruh dunia. Karena keprofesionalannya, menyebabkan media massa milik Yahudi mampu bersaing dan sekaligus menyisipkan cara-cara propagandanya yang sangat halus. Jaringan stasiun televisi yang menguasai dunia akan menjadi "pedang perdamaian" dan sekaligus "sang guru bijaksana" di muka bumi. Mereka memujikannya dengan membuat pelesetan namanya: CNN (Christ News Network; Jaringan Berita Kristus), CNBC (Christ News Bibel Church; Jaringan Gereja Bibel Kristus), dan ABC (All Bibel and Christ; Semua Kristus dan Bibel).
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung." (al-Anfal:45).  
Gaya hidup "warga planet" --homo universum, planetary citizen-- adalah gaya hidup yang melepaskan diri dari dogma agama. Bagi kaum Iluminasi, agama hanyalah "penjara" dan "racun" yang menyesatkan dan mengerdilkan jiwa manusia. Oleh sebab itu, dengan gaya hidup yang berjiwa 3L (life, love, and liberty; kehidupan, cinta, dan kebebasan), seluruh umat manusia harus mempunyai gaya hidup yang sama. Dunia para selebritis telah menjadi bagian dari warna gaya hidup manusia di muka bumi, dan di balik itu semua, tentu saja ada kepentingan "bisnis" dengan melakukan manipulasi informasi dalam rangka membangun kesan. 
Gaya hidup yang diwarnai kehidupan gemerlapan, seperti kehidupan kafe serta tempat-tempat hiburan yang tidak luput dari obat-obat setan berupa: obat psychedelic, stimulansia, amfitamin, psikotropika, mariyuana, dan ekstasi. Obat-obat penghancur mentalitas anak anak muda ini, awalnya oleh kaum Iluminasi diedarkan secara gratis, kemudian setelah mereka kecanduan, maka dibuatnya menjadi sangat bergantung dan menjadi budak setan. 


Berbagai argumentasi atau dilema ajaran agama harus disuntikkan kepada para generasi muda Isu-isu yang menggoyangkan agama harus dikemas dengan cara yang sangat baik, apakah melalui penayangan film, sinteron, maupun pembahasan ilmiah di kampus. 
Salah satu yang mereka kampanyekan adalah relativitas ajaran agama. Sikap yang mengabsolutkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Iluminasi yang anti-tirani, termasuk ajaran agama yang menurut mereka telah memenjarakan kebebasan berpikir. Mereka akan terus berusaha untuk mencari dalih-lalih yang dapat melemahkan dua agama besar, yaitu Kristen dan Islam. Terutama menghancurkan dominasi Gereja Roma Katolik yang menurut mereka adalah tirani. Mereka berkata, "Tujuan sosial politik Freemason adalah membebaskan manusia dari tirani gereja katolik dan dari kekuasaan siapa saja yang tidak demokratis." Kaum Iluminasi juga memperkenalkan satu metode berpikir yang bebas nilai. Menurut pemikiran mereka, manusia tidak pernah akan mencapai puncak kebenaran, kecuali manusia membebaskan dirinya dari segala dogma agama. 
Menurut American Heritage Dictionary, orang yang berfikir bebas adalah mereka yang menolak dogma utama dari cara berfikir yang diajarkan agama. Ajaran untuk membebaskan pikiran dari tirani agama, dimaksudkan agar manusia merasakan keadaan dirinya sendiri yang bersifat alamiah, tanpa tekanan atau otoritas dari lembaga gereja yang mereka anggap telah memberikan indoktrinasi yang salah kepada umat manusia. Salah satu strategi yang paling mengerikan adalah membangun satu friksi (perpecahan, ed.) di dalam dan antarpemeluk agama. 
Mereka menyebarkan berbagai "bola-bola salju" yang diharapkan dapat "melindas" kaum beragama agar diantara mereka terjadi konflik. Dengan mayoritas penduduknya yang muslim, Indonesia adalah salah satu "target wajib" mereka untuk membuat kerusuhan atau kekacauan. 
Mitos bahwa agama minoritas akan selamat dalam naungan Islam yang mayoritas, harus diubah dengan wajah baru: "Islam agama kaum ekstrimis, tidak toleran. Agama pedang dan haus dengan darah" sebagaimana sering dipropagandakan oleh kaum orientalis Barat yang Komunistis. 
Fitnah adalah senjata yang paling ampuh untuk menghancurkan umat Islam. Berapa banyak korban tersungkur karena tajamnya senjata fitnah yang "melahap" umat Islam yang sedang lengah.
Bersambung....
"... dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi...." (Ali Imran: 118) 


"Dan diantara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang paling keras." (al-Baqarah: 204 ).

2 komentar:

Web ini didukung oleh
Suported By :